Pesan Hujan


Anakku,Ketika ayah menulis ini suara hujan terdengar di sudut jendela. Ayah pikir hujan ini hanya turun sementara. Tetapi semakin ayah mengetik terus, rupanya suara hujan itu semakin deras. Alhasil ayah bertanya dalam diri benarkah hujan ini menjadi bermanfaat?.

Anakku,

Sebuah pertanyaan diatas yang mungkin tidak perlu kamu jawab, bahkan seharusnya ayah tidak mempertanyakan itu.Ketahuilah, hujan sebagai salah satu mahluk Allah swt, turunnya tidak dengan sendirinya, tetapi atas dasar perintah-Nya. Dan setiap apa yang dikehendaki Allah swt sesungguhnya mendatangkan manfaat.



Anakku,

Tatkala hujan turun, kadangkala kita berpikir mengapa sering hujan terus, sampai-sampai kita tidak bisa melakukan aktifitas di luar rumah. Sebuah pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu ditanyakan, bahkan harus diusahakan tidak ditanyakan. Kenapa?, karena seperti yang ayah sampaikan diatas bahwa Allah swt menciptakan sesuatu tidak dengan sia-sia. Tentu setiap peristiwa ada maksud lain yang hanya Allah lah yang mengetahuinya.

Andaikan hujan ini turun dan menjadi sebuah bencana, misalkan banjir bandang. Maka sepenuhnya kita tidak bisa menerka apa ini menjadikan kesulitan dan kesusahan buat manusia, kita sebagai mahluknya hanya patut bersyukur wa allahu ‘alam..

Anakku,

Berpikirlah positif dan berbaik sangka dengan adanya turun hujan. Karena sesungguhnya Allah swt menjadi keberkahan dan rahmat di kala hujan turun. Bukankah Allah swt telah bertutur kepada kita tentang maksud diturunkannya hujan:"dan kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). seperti itulah terjadinya kebangkitan" (QS; Qaaf:11)

Anakku,

Kalau kamu memperhatikan betul arti dari ayat diatas, maka jadikanlah ini sebagai pembelajaran bagimu. Kalau hujan saja mahluk yang derajatnya tidak melebihi derajat manusia bisa membangkitkan yang “mati”, maka didalam dirimu harus dibangkitkan pula kebaikan dan kesalehan kepada siapapun.

Jadikanlah hidupmu memberi manfaat bagi orang lain sebagaimana turunnya hujan memberi manfaat bagi para petani yang menanam padi di sawah, sehingga berkat hujan lah kita bisa menikmati hidangan nasi seperti yang kita makan sehari-hari.

Anakku,Jadilah hujan yang menenangkan dan bermanfaat.

Tidak ada komentar