Langsung ke konten utama

Cari Bahagia


Anakku,
setiap sore ketika ayah pulang kerja, kamu selalu menanti ayah didepan pintu dan tersenyum ketika ayah tiba. Sungguh ayah merasakan itu kebahagiaan yang sangat luar biasa. Betapa manisnya senyummu sehingga ayah tak bisa menahan untuk tersenyum pula, meskipun ayah dalam keadaan letih.

Anakku,
suasana seperti ini sebenarnya yang membuat ayah selalu bersemangat untuk bekerja. sehingga ayah merasa seolah tidak ada tujuan lain dalam bekerja selain membahagiakanmu dan bundamu.

Anakku,
betapa pengapnya dunia ini, sehingga setiap orang dituntut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. maka rasa itu sesungguhnya menjadi beban tersendiri bagi mereka yang tidak memahami apa arti sebuah pekerjaan. Maka bagaimanapun bekerja itu bukanlah untuk mencari uang semata. Tetapi bagi mereka yang menemukannya bahwa bekerja itu adalah menciptakan kebahagiaan, khususnya kebahagiaan di dalam rumah tangga.

Oleh karena itu, anakku. Bilamana kamu akan berjumpa dengan masa dimana kamu harus bekerja, maka carilah kebahagiaan. dan jangan kamu mencari materi semata.

Anakku,
Ayah selalu bangga bahwa kamu akan belajar mencari kebahagiaan dan berani membahagiakan orang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ladang-ladang

Ladang-ladang
Agamamu telah mengadilimu dengan 4 perkara Salah satunya adalah kau akan menjadi petani Lalu dari hasil kerjamu berbuah manis Cangkulmu adalah alatmu wahai kaum adam Bila kau tak bisa menggunakannya, biarlah ia berdzikir

Dengan sebaik-baik prasangka pada pemilik asma’ Cangkulmu adalah alat terbaik dalam hidupmu Dengan puncak kebesaranmu untuk meraih tuhanmu Biarlah ladang-ladang itu yang berdiam Kau hanya boleh memilih ladang yang paling tepat untukmu

Hakmu hanya dengan 4 ladang Kalau kau akan memilikinya secara bersama-sama Cangkullah…! Dengan sebaik-baik cangkulan Maka kau akan menikmati hasil tanaman itu.






Keyakinan Kita

Anakku,

Setiap malam kadangkala ayah ingin selalu mendongeng saat ayah akan mengantarmu tidur. Tapi usaha itu ayah urungkan karena kamu sudah terlelap setelah seharian bermain. Barangkali ada esok hari yang bisa ayah ceritakan ketika mengantarmu ke tempat tidur.

Anakku,

Ada sebuah cerita yang ingin ayah dongengkan sebelum kamu tidur, cerita ini sebenarnya sering ayah dengar dari orang secara turun-temurun. Barangkali ceritanya sangat sederhana tapi tujuan tidaklah sederhana yaitu untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik) disamping untuk menghibur.



Dahulu pernah ada seorang ayah dan anaknya yang berjalan dengan menaiki keledainya.

Ketika diperjalanan orang-orang heran melihatnya bahkan merasa miris karena mereka melihat betapa kasihan si keledai yang dibebani oleh dua manusia dan barang-barang.

Mendengar celetukan orang-orang itu, si ayah berkata kepada anaknya, "nak, sebaiknya kamu saja yang naik. Keledai ini tidak akan kuat sampai ke tujuan kalau terlalu berat".

Akhirnya si ayah …

Kisah Tak Kunjung Usai

Cahaya adalah hembusan sinar yang mencorong seluruh penjuru sudut ruang. Dan setiap kegelapan akan dilaluinya sehingga lenyaplah kegelapan itu. Bila ada kegelapan yang terlampaui maka cahaya itu telah dihentikan jalannya, dan berhenti tanpa setitik pun yang menyelimutinya.
Cahaya matahari selalu muncul ketika tiba esok hari di waktu pagi. Dan setiap penjuru ruang akan terkena sinarnya sehingga tidak ada tempat yang gelap. Disamping itu cahaya matahari menunjukkan hal yang tak nampak. Semua semesta telah terlihat di mata ketika cahaya itu memberi penerangan. Ketika muncul matahari dengan sinarnya, jalan-jalan, pepohonan, binatang dan lainnya telah nampak sekali dalam pandangan mata. Tetapi semua itu adalah semu. Kenapa semu? karena cahayanya tidaklah abadi. Ia akan berhenti ketika malam tiba dan digantikan oleh rembulan, sehingga semua yang nampak karena cahaya itu, kini tidaklah terlihat lagi. Kegelapan telah menyelimutinya, sekalipun masih ada cahaya rembulan, tetap saja tak mampu men…