Langsung ke konten utama

Nyanyikanlah

Anakku,

Ada orang yang ketika merasa gundah lalu terdengarlah dari mulutnya nyanyian lagu yang ia sukai. Dan tidak beberapa lama ia tersenyum sehingga kita melihat nyanyian itulah yang menyembuhkan kegelisahannya.

Tindakan diatas mungkin sedikit menjadi obat yang mujarab bagi yang melakukannya, tetapi memang tidak bisa dipastikan ini akan menjadi obat satu-satunya. 

Andaikan kita mendengar nyanyian itu akan membuat telinga terganggu dan berisik dengannya, tapi yakinlah bahwa ini menjadi tips salah satu penyembuhan penyakit meski kepastian sembuhnya tidak bisa diharapkan seratus persen.

Anakku, 

Tahukan kamu siapa orang yang paling bahagia di dunia ini selain mereka yang memperkuat spiritualitasnya. 

Tidak lain adalah 

mereka yang membiarkan dirinya tersenyum dihadapan orang lain

Dengan CARA seperti ini berarti dia sedang menunjukkan kebahagiaannya dihadapan orang lain dan melupakan kegundahannya.

Anakku,

Ayahmu ini adalah seorang guru di sebuah lembaga pendidikan, tentu dihadapkan pada masalah pembelajaran keseharian. 

Anakku,

Ayah pernah memperhatikan seorang anak yang merasa kesulitan menerima suatu pelajaran, lalu anak itu berusaha memahami pelajarannya. Ayah sempat menelusuri kenapa anak itu bisa memahami pelajarannya, ternyata karena dia suka menyanyi disaat merasa kesulitan dan dia telah berusaha dengan berbagai cara. Untuk itu, janganlah kamu merasa sedih. Kalau satu saat kamu sedih, menyanyilah nak, menyanyilah sesuai lagu yang kamu sukai. Ayah akan melihatmu, kalau kamu sedang belajar menghadapi masalahmu dengan baik.

Anakku,

Ada seorang filusuf yang berkata bahwa kita harus selalu tersenyum ketika menghadapi suatu masalah. 

Ingatlah nak, 

Senyum ☺

Kenapa demikian, mungkin jawaban ini akan menjadi SEBUAH PERTANYAAN yang satu saat akan kembali ke kamu.

Anakku,

Pernahkah kamu merenung bahwa Allah Maha Besar dan lebih besar daripada masalah kita? 

"Allah Maha Besar sebagaimana dalam takbir sholat kita"

Iya, ini akan menjadi sebuah teka-teki buat kamu. 

Dan ingatlah, kamu tidak akan meninggalkan pesan 

“la tahzan innalallah ma’aka” 

janganlah bersedih sesungguhnya Allah swt bersama kamu

Anakku, 
Untuk itulah kamu jangan pernah berhenti berharap menjadi orang yang bahagia meski dengan cara yang sederhana “senyum”. 

Dan ingatlah pula, senyum inilah yang bisa melipur lara dalam setiap masalahmu. Karena Allah akan selalu menunjukkan jalan terbaik untuk hamba-Nya.

Be Smart, Nak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keyakinan Kita

Anakku,

Setiap malam kadangkala ayah ingin selalu mendongeng saat ayah akan mengantarmu tidur. Tapi usaha itu ayah urungkan karena kamu sudah terlelap setelah seharian bermain. Barangkali ada esok hari yang bisa ayah ceritakan ketika mengantarmu ke tempat tidur.

Anakku,

Ada sebuah cerita yang ingin ayah dongengkan sebelum kamu tidur, cerita ini sebenarnya sering ayah dengar dari orang secara turun-temurun. Barangkali ceritanya sangat sederhana tapi tujuan tidaklah sederhana yaitu untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik) disamping untuk menghibur.



Dahulu pernah ada seorang ayah dan anaknya yang berjalan dengan menaiki keledainya.

Ketika diperjalanan orang-orang heran melihatnya bahkan merasa miris karena mereka melihat betapa kasihan si keledai yang dibebani oleh dua manusia dan barang-barang.

Mendengar celetukan orang-orang itu, si ayah berkata kepada anaknya, "nak, sebaiknya kamu saja yang naik. Keledai ini tidak akan kuat sampai ke tujuan kalau terlalu berat".

Akhirnya si ayah …

Kisah Tak Kunjung Usai

Cahaya adalah hembusan sinar yang mencorong seluruh penjuru sudut ruang. Dan setiap kegelapan akan dilaluinya sehingga lenyaplah kegelapan itu. Bila ada kegelapan yang terlampaui maka cahaya itu telah dihentikan jalannya, dan berhenti tanpa setitik pun yang menyelimutinya.
Cahaya matahari selalu muncul ketika tiba esok hari di waktu pagi. Dan setiap penjuru ruang akan terkena sinarnya sehingga tidak ada tempat yang gelap. Disamping itu cahaya matahari menunjukkan hal yang tak nampak. Semua semesta telah terlihat di mata ketika cahaya itu memberi penerangan. Ketika muncul matahari dengan sinarnya, jalan-jalan, pepohonan, binatang dan lainnya telah nampak sekali dalam pandangan mata. Tetapi semua itu adalah semu. Kenapa semu? karena cahayanya tidaklah abadi. Ia akan berhenti ketika malam tiba dan digantikan oleh rembulan, sehingga semua yang nampak karena cahaya itu, kini tidaklah terlihat lagi. Kegelapan telah menyelimutinya, sekalipun masih ada cahaya rembulan, tetap saja tak mampu men…

Sikap Santun

Anakku,
Bumi ini begitu indah kala dipandang, banyak tanaman hijau tumbuh dengan lebat, pegunungan menjulang tinggi, samudera luas membentang dan masih banyak lagi keindahan yang tidak terhitung jumlahnya karena memang Allah maha luas dengan segala ciptaan-Nya.


Anakku,
Kalau bumi ini sudah sangat indah, maka perindahkanlah sikapmu pada bumi. Karena bumi ini diciptakan untuk orang-orang yang mencintai keindahan. sedangkan keindahan itu sendiri adalah Allah yang menciptakannya. Maka kalau kamu mencintai keindahan berarti kamu mencintai ciptaan-Nya.