Samudera Al-Fatihah

Membuka lembaran baru kehidupan dengan mencatat semua yang ada di muka bumi ini seolah menjadi pengantin baru yang siap mengarungi samudera kehidupan ala kedua mempelai. tentu tidak mudah untuk melakukan semua tindakan dalam sekali kata "hati" dalam menjalani kehidupan ini seperti mudahnya membalikkan telapak tangan. 

Tetapi apa yang sudah digariskan oleh Allah, bukanlah hal yang mustahil untuk dikejar.

Hari ini ayah ingin membuka cerita baru tentang kehidupan yang tidak bisa diganggu gugat oleh manusia. karena banyak hal yang menarik untuk diperbincangkan dan Allah telah menganugerahkannya kepada kita. 

demikian ayah ingin menyebutnya dengan mengarungi 

Samudera Al-Fatihah. 

Samudera yang tidak pernah bertepi, yang bisa mengarung jauh tanpa jejak. 

Nak, bila cerita kehidupan ini tidak berhenti sesuai apa yang kamu inginkan, tentu Allah lebih berhak atas semua takdir yang menimpa di atas ubun-ubun kepalamu. 

Nak, kamu tahu Samudera Al-Fatihah?.

Sesungguhnya samudera itu sangat luas. dan untuk mengarungi samudera itu kamu harus menggunakan perahu untuk mencapai sebuah tujuan. Dan perahu yang bisa kita gunakan adalah yang ayah sebut dengan "basmallah" .

Kalau kamu menggunakan kapal ini. ia akan melaju dengan sigap untuk menghadapi ombak yang menggunung dan menderu dengan tajam. Kapal ini tentu  akan setia menemanimu sebagai kapal tangguh. bila satu saat kapal ini berhasil mengarungi samudera tentu karena usahamu sebagai sang nahkoda yang berhasil menghadapi ombak yang besar. Dan pada saatnya kamu akan dikenang nahkoda yang handal.

Nak, ketahuilah bahwa Nahkoda itu adalah dirimu, samudera adalah jalan hidupmu dimana kau berada saat ini. Dan kapal itu adalah caramu menghadapi permasalahan hidup ini. Untuk itu janganlah kamu berpaling dari permasalahan ini. 

Selamat mengarungi samudera ini,Nak!

Tidak ada komentar