Langsung ke konten utama

Postingan

Featured Post

Kisah Tak Kunjung Usai

Postingan terbaru

Harumkan Namamu, Nak!

Anakku, Ayah pernah mengajakmu ke sebuah taman, disana kita bisa melihat berbagai bunga yang tertata dengan rapi dan mengeluarkan bau yang sangat harum. Entah siapa yang menanamnya sehingga bunga-bunga itu nampak sedap dipandang. Kadang ketika kita memandangnya, rasanya semua beban pikiran kita sirna begitu saja.
Ayah sangat mendambakan bunga itu bisa kita tanam di rumah kita. Dan satu saat kamu akan mendapatkan kebaikan dari bunga itu.
Anakku, Bunga itu tanaman yang sangat disukai oleh banyak orang. Dan hampir setiap orang yang mengahmpirinya akan dibuat terkesima dengannya. Tentu saja beragam sesuatu yang dihasilkan dari bunga sehingga ia mudah dilirik orang lain.

Salamlah Pada Alam Semesta

Wahai cahaya kecil
Rindukah kau bertemu tuhan
Yang telah keberadaan Ayah dan Bundamu
Hingga kau mengenal dunia ini

Kala usiamu meraih masa pelangi
Sinar mentari terus menggoda pikiranmu
Kau akan bertanya tanda apakah itu
Dan kau akan memahami bila kau tak menghendaki

Wahai cercah cahayaku
Usia kita tidak akan seumur semesta ini
Bila tiba masamu mendekat fana
Maka junjunglah kerinduanmu pada-Nya
Biarlah tubuhmu dihempas oleh yang fana ini
Tapi jangan kau diamkan nuranimu berpaling dari-Nya
Hingga kau benar-benar akan menemukan cahaya seutuhnya

Wahai yang diberi cahaya
Bila kau pandai berbincang masalahmu
Biarlah masalahmu akan berlalu dengan putaran bumi ini
Tapi biarlah adamu menetapkan salam pada seluruh semesta
Dan kau akan tersenyum
Bahwa senyummu lebih berhidmat dibanding akalmu

Anakku,
Cahaya untukku,
Kau bertemu dengan masa dimana kau akan bersalam pada semesta
Biarlah nuranimu yang menyampaikannya
Bukan hanya bibirmu semata.

Profil KangDul

kang1dul.blogspot.co.id adalah salah satu situs pribadi yang mengulas tentang ayah dan anak.

Blog ini dibuat untuk bahan bacaan yang relevan untuk pembinaan dan pembelajaran dunia teknologi kepada anak-anak yang berbentuk kata-kata bijak atau kalimat-kalimat yang bernilai moralitas.
Harapan saya blog ini akan dibaca siapapun yang mau membesarkan anaknya dengan pendidikan dan moralitas.
Salam Hangat
Kang Masroni

Pahami Lingkungan

Anakku,
Zaman akan terus berubah setiap saat, problematika akan bertambah setiap waktu, kendala dan hambatan akan merintang setiap saat. Maka cara apakah yang akan kamu lakukan seandainya kamu akan menemui zaman seperti itu?

Di era ayah tidak bersamamu lagi, kamu akan berjalan sendiri tanpa bantuan siapapun. Kehidupanmu akan berlangsung tanpa orang yang menjadi sandaran kebingunganmu. Perjalananmu akan menemukan banyak aral melintang yang sama dan mungkin berbeda dengan zaman ayahmu ketika muda.
Anakku, pada zamanmu kelak, kamu adalah manusia yang beruntung karena orang-orang di masamu akan menyadari tentang menjaga lingkungan, tetapi pada zamanmu pula kamu akan menjadi sebaliknya orang yang paling rugi di dunia ini. Kenapa?
Karena akan banya orang-orang yang hidup disekitarmu akan merusak alam ini dengan perilaku congkaknya. 
Sampah yang terbuang dimana-mana tanda ketidak bersihan orang-orang disekeliling kita, tetapi keberadaan kita tidak lepas dari status negatif mereka. Karena semua yan…

Keyakinan Kita

Anakku,

Setiap malam kadangkala ayah ingin selalu mendongeng saat ayah akan mengantarmu tidur. Tapi usaha itu ayah urungkan karena kamu sudah terlelap setelah seharian bermain. Barangkali ada esok hari yang bisa ayah ceritakan ketika mengantarmu ke tempat tidur.

Anakku,

Ada sebuah cerita yang ingin ayah dongengkan sebelum kamu tidur, cerita ini sebenarnya sering ayah dengar dari orang secara turun-temurun. Barangkali ceritanya sangat sederhana tapi tujuan tidaklah sederhana yaitu untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik) disamping untuk menghibur.



Dahulu pernah ada seorang ayah dan anaknya yang berjalan dengan menaiki keledainya.

Ketika diperjalanan orang-orang heran melihatnya bahkan merasa miris karena mereka melihat betapa kasihan si keledai yang dibebani oleh dua manusia dan barang-barang.

Mendengar celetukan orang-orang itu, si ayah berkata kepada anaknya, "nak, sebaiknya kamu saja yang naik. Keledai ini tidak akan kuat sampai ke tujuan kalau terlalu berat".

Akhirnya si ayah …

Kenal Ayah Dunia

Anakku, 


Setiap manusia yang diciptakan Allah swt di muka bumi ini dilahirkan dari seorang ibu. Kehadirannya juga karena adanya ayah. Meskipun dalam beberapa kisah dan sejarah manusia adapula manusia yang diciptakan Allah swt tanpa seorang ayah seperti Isa AS, atau pun tanpa ayah dan ibu seperti Adam AS sebagai BAPAK MANUSIA.
Manusia, konon adalah mahluk paling sempurna di muka bumi ini, tentu saja kesempurnaannya karena adanya anugerah dari Allah swt berupa akal pikiran. Dan dengan akal pikirannya, manusia belajar untuk mengenal darimana asal usulnya. Maka salah satu asal usul manusia yang patut dikenal adalah ayahnya.
Anakku,
Seorang ayah seyogyanya dikenal oleh anaknya. Tentu untuk dikenal oleh anaknya, si ayah harus mengajarkan kasih sayang kepadanya, sebagaimana ibunya yang telah lebih dulu menunjukkan kasih sayangnya semenjak si anak dalam kandungan. Kasih sayang seorang ayah barangkali sedikit berbeda dengan ibunya, tetapi sejatinya seorang ayah akan selalu menumpahkan kehidupannya…